Logo
search
menuicon
kuis kang iqbal

kuis kang iqbal

01 KANG IQBAL
마녀의 마법
quiz thumbnail
Berurutan
SMA 10
Religious Studies

kuis kang iqbal

01 KANG IQBAL

139

20 soal

Izinkan jawaban yang salah

Sembunyikan jawaban

public kuis

# 1
Dalam memahami Syu'abul Iman, cabang ke-74, yaitu 'memelihara lisan dari perkataan yang sia-sia dan dusta', bagaimana seorang mukmin yang mendalami aspek ini dapat membedakan antara 'perkataan sia-sia' yang dilarang dan 'perkataan baik' yang dianjurkan, terutama dalam konteks interaksi sosial yang dinamis?
Dengan selalu berbicara jujur tanpa memikirkan dampaknya agar terhindar dari tuduhan berdusta.
Dengan mengukur setiap ucapan berdasarkan potensi manfaatnya bagi diri sendiri dan orang lain, serta menghindari ghibah, fitnah, dan ujaran kebencian.
Dengan membatasi interaksi sosial untuk mengurangi risiko tergelincir dalam perkataan sia-sia.
Dengan menganggap semua perkataan yang tidak berkaitan langsung dengan ibadah sebagai perkataan sia-sia.
# 2
Syu'abul Iman cabang ke-75, 'menjauhi tawa yang berlebihan', seringkali diinterpretasikan secara harfiah. Namun, dalam konteks modern, bagaimana seorang mukmin dapat mengaplikasikan prinsip ini tanpa terjebak pada keseriusan yang kaku dan kehilangan sisi humor yang sehat dalam kehidupan sehari-hari?
Dengan tidak pernah tertawa sama sekali agar terhindar dari godaan tawa berlebihan.
Dengan memahami bahwa larangan ini lebih kepada tawa yang muncul dari kelalaian, kebohongan, atau merendahkan orang lain, bukan tawa yang tulus dan membawa kebahagiaan.
Dengan hanya tertawa ketika sedang beribadah atau mendengarkan ceramah agama.
Dengan selalu mengontrol ekspresi wajah agar tidak terlihat terlalu bahagia.
# 3
Cabang ke-76 Syu'abul Iman, 'memelihara telinga dari mendengar sesuatu yang diharamkan', mencakup larangan mendengarkan ghibah, fitnah, dan perkataan kotor. Dalam era digital yang penuh dengan konten beragam, bagaimana seorang mukmin dapat secara efektif menyaring informasi yang masuk ke telinganya tanpa menjadi apatis terhadap perkembangan zaman?
Dengan hanya mendengarkan berita dan informasi yang berasal dari sumber yang sangat terbatas dan terpercaya.
Dengan secara aktif memilih konten yang bermanfaat, mendidik, dan tidak melanggar syariat, serta segera menghentikan pendengaran terhadap konten yang haram.
Dengan menutup telinga secara fisik ketika mendengar hal-hal yang mencurigakan.
Dengan menganggap semua konten digital yang tidak berkaitan langsung dengan agama sebagai hal yang perlu diwaspadai.
# 4
Syu'abul Iman cabang ke-77, 'memelihara mata dari memandang sesuatu yang diharamkan', menuntut kehati-hatian dalam melihat. Jika seorang mukmin secara tidak sengaja melihat sesuatu yang haram, bagaimana tindakan yang paling tepat sesuai dengan prinsip ini?
Segera mengalihkan pandangan dan memohon ampunan kepada Allah.
Terus memandang untuk mempelajari apa yang diharamkan agar tidak terulang kembali.
Mencari tahu siapa yang bertanggung jawab atas konten haram tersebut.
Mengabaikan kejadian tersebut karena tidak disengaja.
Ingin melihat semua 20 pertanyaan?
Gabung ZEP QUIZ untuk akses 800.000+ kuis secara gratis.Masuk untuk menjelajahi semuanya