Logo
search
menuicon
Gempa Bumi dan Akibatnya

Gempa Bumi dan Akibatnya

Ahmadhasan f
미로
quiz thumbnail
Freestyle
Middle 8
Social Studies

Gempa Bumi dan Akibatnya

Ahmadhasan f

0

20 questions

Allow incorrect answer

Show answer

public quiz

# 1
Fenomena pergerakan lempeng tektonik yang saling menjauh, menghasilkan celah di kerak bumi, sering kali dikaitkan dengan pembentukan jenis batas lempeng tertentu. Batas lempeng manakah yang paling sesuai dengan deskripsi ini dan mekanisme geologis yang menyertainya?
Batas Konvergen, di mana lempeng saling bertabrakan dan dapat menyebabkan subduksi atau pengangkatan pegunungan.
Batas Divergen, di mana lempeng saling menjauh, memungkinkan magma naik untuk membentuk kerak baru, seperti di punggungan tengah samudra.
Batas Transform, di mana lempeng saling bergeser secara horizontal, menghasilkan patahan aktif.
Zona Subduksi, yang merupakan bagian dari batas konvergen di mana satu lempeng menyelam di bawah lempeng lain.
# 2
Gempa bumi yang terjadi di dasar laut dengan magnitudo yang sangat besar memiliki potensi untuk menghasilkan gelombang tsunami. Mekanisme fisika utama yang memungkinkan energi gelombang seismik diubah menjadi energi kinetik massa air yang besar adalah:
Perubahan tekanan atmosferik yang tiba-tiba di atas area gempa.
Perpindahan vertikal dasar laut yang signifikan akibat patahan atau pergeseran lempeng.
Gelombang pasang surut yang diperkuat oleh resonansi dengan frekuensi gempa.
Perubahan suhu air laut yang drastis akibat panas bumi yang dilepaskan.
# 3
Dalam analisis dampak gempa bumi, konsep 'intensitas' sering digunakan bersamaan dengan 'magnitudo'. Perbedaan mendasar antara kedua istilah ini dalam konteks gempa bumi adalah:
Magnitudo mengukur energi yang dilepaskan di pusat gempa, sedangkan intensitas mengukur kerusakan yang dirasakan di permukaan.
Intensitas mengukur kedalaman hiposenter, sedangkan magnitudo mengukur luas area yang terkena dampak.
Magnitudo adalah skala logaritmik yang hanya digunakan untuk gempa besar, sedangkan intensitas adalah skala linier untuk semua gempa.
Intensitas mengukur jumlah korban jiwa, sedangkan magnitudo mengukur durasi gempa.
# 4
Fenomena likuifaksi tanah adalah salah satu akibat sekunder gempa bumi yang sangat merusak, terutama di daerah dengan tanah berpasir jenuh air. Proses geologis yang menjelaskan terjadinya likuifaksi adalah:
Peningkatan kepadatan butiran tanah akibat getaran yang kuat, menyebabkan tanah mengeras.
Hilangnya kekuatan geser tanah karena peningkatan tekanan air pori akibat getaran, membuat tanah berperilaku seperti cairan.
Pembentukan rongga bawah tanah yang menyebabkan penurunan permukaan tanah secara tiba-tiba.
Penguapan air tanah secara cepat akibat panas yang dihasilkan oleh gesekan batuan.
Want to see all 20 questions?
Join ZEP QUIZ to access 800,000+ quizzes for free.Log in to explore all