Logo
과거 시험장
quiz thumbnail
Freestyle
College
Science

Kuis LCT uji sterilitas sediaan steril

nurazizah syah

2
Original quiz maker-
nurazizah syah

Quiz created with a premium map

15 questions

Allow incorrect answer

Hide answer

public quiz

# 1Multiple Choice
Dalam pengujian sterilitas sediaan steril, mengapa metode inokulasi langsung ke dalam media pertumbuhan lebih disukai daripada metode filtrasi membran untuk sediaan yang mengandung sejumlah kecil mikroorganisme atau yang memiliki sifat antimikroba yang kuat?
Metode inokulasi langsung memungkinkan pemulihan mikroorganisme yang lebih efisien dari volume sampel yang lebih besar.
Filtrasi membran dapat menghambat pertumbuhan mikroorganisme yang sensitif terhadap tekanan atau perubahan pH selama proses filtrasi.
Metode inokulasi langsung mengurangi risiko kontaminasi silang dibandingkan dengan filtrasi membran.
Sediaan dengan sifat antimikroba yang kuat memerlukan penambahan agen penetralisir yang lebih mudah diaplikasikan pada metode inokulasi langsung.
# 2Multiple Choice
Mengapa penting untuk melakukan validasi metode uji sterilitas secara berkala, terutama setelah perubahan signifikan pada formulasi sediaan atau proses produksi?
Untuk memastikan bahwa metode tersebut tetap sensitif dan spesifik dalam mendeteksi kontaminasi mikroba yang mungkin muncul akibat perubahan.
Untuk mengurangi biaya operasional laboratorium dengan mengoptimalkan penggunaan media pertumbuhan.
Untuk mempercepat waktu pelaporan hasil uji sterilitas kepada pihak regulator.
Untuk memenuhi persyaratan minimum dari badan pengawas tanpa perlu memahami prinsip ilmiah di baliknya.
# 3Multiple Choice
Mengapa pengujian sterilitas sediaan steril harus dilakukan dalam kondisi aseptik yang ketat dan terkontrol, seringkali di dalam isolator atau ruang bersih (cleanroom)?
Untuk mencegah kontaminasi silang dari lingkungan laboratorium ke sampel sediaan.
Untuk mempercepat proses inkubasi mikroorganisme yang terdeteksi.
Untuk mengurangi konsumsi energi listrik yang digunakan oleh peralatan laboratorium.
Untuk memudahkan pengamatan visual terhadap pertumbuhan mikroba dalam media.
# 4Multiple Choice
Apa yang dimaksud dengan 'limit of detection' (LOD) dan 'limit of quantification' (LOQ) dalam konteks uji sterilitas, dan mengapa keduanya relevan?
LOD adalah jumlah minimum mikroba yang dapat dideteksi, sedangkan LOQ adalah jumlah minimum mikroba yang dapat diukur secara akurat. Keduanya penting untuk menentukan sensitivitas metode.
LOD dan LOQ adalah parameter yang sama, yang mengukur jumlah maksimum mikroba yang diizinkan dalam sediaan steril.
LOD mengukur waktu yang dibutuhkan untuk mendeteksi mikroba, sementara LOQ mengukur volume sampel yang dibutuhkan. Keduanya penting untuk efisiensi pengujian.
LOD adalah jumlah maksimum mikroba yang dapat dihilangkan oleh proses sterilisasi, sedangkan LOQ adalah jumlah minimum mikroba yang dapat bertahan hidup. Keduanya relevan untuk efektivitas sterilisasi.
# 5Multiple Choice
Mengapa inkubasi pada suhu yang berbeda (misalnya, 30-35°C untuk bakteri dan 20-25°C untuk jamur) seringkali diperlukan dalam uji sterilitas?
Karena berbagai jenis mikroorganisme memiliki rentang suhu optimal yang berbeda untuk pertumbuhan.
Untuk mempercepat proses inkubasi secara keseluruhan.
Untuk mengurangi risiko pertumbuhan mikroorganisme yang tidak diinginkan.
Agar lebih mudah mengamati pertumbuhan mikroba secara visual.
# 6Multiple Choice
Apa peran 'kontrol negatif' dalam uji sterilitas sediaan steril?
Untuk mendeteksi kontaminasi yang mungkin terjadi selama proses pengujian di laboratorium.
Untuk mengkonfirmasi bahwa sediaan yang diuji tidak mengandung mikroorganisme.
Untuk mengukur jumlah mikroorganisme yang ada dalam bahan baku.
Untuk membandingkan efektivitas berbagai jenis media pertumbuhan.
# 7Multiple Choice
Dalam metode induksi, apa yang dimaksud dengan 'waktu induksi' dan bagaimana pengaruhnya terhadap hasil uji sterilitas?
Waktu induksi adalah periode setelah inkubasi di mana sampel diamati untuk mendeteksi pertumbuhan. Pengaruhnya adalah menentukan kapan hasil dapat dianggap positif atau negatif.
Waktu induksi adalah waktu yang dibutuhkan untuk mensterilkan sediaan sebelum pengujian.
Waktu induksi adalah jumlah mikroorganisme yang diinduksi ke dalam sampel untuk kontrol positif.
Waktu induksi adalah durasi penggunaan agen penetralisir dalam media.
# 8Multiple Choice

Parameter keberhasilan uji sterilitas berdasarkan interpretasi hasil adalah…

A. Tidak ada pertumbuhan mikroba setelah inkubasi 14 hari
B. Tidak ada kekeruhan dalam 7 hari pertama
C. Semua kontrol menunjukkan pertumbuhan
D. Warna media tetap jernih selama 3 hari
# 9Multiple Choice

Jumlah wadah yang diuji pada batch kecil (20–200 wadah) menurut Farmakope Indonesia adalah…

1% dari total batch
10% dari total batch
50% dari total batch
Minimum 10 wadah
# 10Multiple Choice

Media FTM diinkubasi pada suhu 30–35°C, sedangkan Soybean Casein Digest Medium (SCDM) diinkubasi pada suhu 22,5°C, hal ini bertujuan untuk…

Membedakan mikroba patogen dan nonpatogen
Memastikan deteksi jamur dan bakteri
Menilai kestabilan media terhadap suhu
Menentukan laju metabolisme mikroba
# 11True/False

Uji sterilitas dapat dilakukan di ruang kelas kebersihan Grade C asalkan operator menggunakan sarung tangan steril.

# 12True/False

Media FTM digunakan untuk mendeteksi pertumbuhan mikroba aerob dan anaerob, sedangkan SCDM digunakan untuk jamur dan bakteri aerob.

# 13True/False

Uji fertilitas dilakukan untuk memastikan media mampu menumbuhkan mikroba uji dalam waktu maksimum 7 hari.

# 14True/False

Dalam metode filtrasi, penyaringan dilakukan menggunakan filter dengan pori ≤ 0,45 µm yang mampu menahan mikroorganisme.

# 15True/False

Cairan K digunakan untuk mencuci membran pada sediaan berbasis minyak karena mengandung polisorbat 80 sebagai pengemulsi.

Share to Google Classroom

This quiz was created using a premium map. Access is restricted due to plan expiration.