Logo
피크닉 동산
quiz thumbnail
Round match
High 12
Others

Kuis pkwu kelompok 2

Keyla Nurul Af

0

15 questions

Allow incorrect answer

Always show answer

public quiz

# 1Multiple Choice
Dalam konteks budidaya tanaman, faktor 'kualitas benih atau bibit tanaman' merujuk pada aspek krusial apa yang secara langsung memengaruhi potensi pertumbuhan dan hasil panen?
Ketersediaan air dan nutrisi di lingkungan sekitar.
Karakteristik genetik dan kesehatan awal dari materi tanam.
Teknik pemupukan dan irigasi yang diterapkan oleh petani.
Kondisi iklim dan cuaca yang mendukung selama musim tanam.
# 2Multiple Choice
Mengapa 'kondisi tanah (media tanam)' menjadi faktor penentu keberhasilan budidaya tanaman, bahkan jika benih berkualitas tinggi dan iklim mendukung?
Tanah menyediakan nutrisi esensial, air, dan dukungan fisik bagi akar tanaman.
Kondisi tanah menentukan seberapa cepat tanaman dapat berbunga.
Tekstur tanah hanya memengaruhi kecepatan pertumbuhan batang tanaman.
Kondisi tanah tidak sepenting iklim dalam menentukan keberhasilan budidaya.
# 3Multiple Choice
Bagaimana 'iklim dan cuaca' dapat secara signifikan memengaruhi keberhasilan budidaya tanaman, bahkan dengan perawatan yang optimal?
Perubahan suhu dan curah hujan yang ekstrem dapat merusak struktur sel tanaman.
Iklim hanya memengaruhi jenis tanaman yang dapat ditanam di suatu wilayah.
Cuaca cerah sepanjang tahun menjamin hasil panen yang melimpah.
Angin kencang hanya menguntungkan untuk penyebaran benih.
# 4Multiple Choice
Dalam konteks 'pemeliharaan dan pengelolaan tanaman', tindakan apa yang paling mencerminkan penerapan 'rencana tindakan perbaikan' (corrective action) untuk mengatasi masalah yang muncul?
Melakukan penyiraman secara rutin tanpa mempertimbangkan kondisi kelembaban tanah.
Mengabaikan gejala serangan hama karena dianggap akan hilang dengan sendirinya.
Menyesuaikan jadwal pemupukan berdasarkan pengamatan langsung terhadap kebutuhan nutrisi tanaman.
Membiarkan gulma tumbuh subur karena dianggap sebagai bagian dari ekosistem alami.
# 5Multiple Choice
Penerapan 'rencana tindakan perbaikan' (corrective action) dalam budidaya tanaman sangat penting. Mana di antara pilihan berikut yang paling akurat menggambarkan tujuan utama dari tindakan ini?
Mencegah semua kemungkinan masalah sebelum terjadi.
Memperbaiki kekurangan atau kesalahan yang telah teridentifikasi untuk meningkatkan hasil.
Mengganti semua benih jika ditemukan satu saja yang tidak tumbuh.
Menunggu hingga masalah menjadi sangat parah sebelum mengambil tindakan.
# 6Multiple Choice
Mengapa 'membuat jadwal perawatan tanaman yang teratur' (termasuk penyiraman, pemupukan, dan pembersihan gulma) merupakan elemen fundamental dalam rencana tindakan perbaikan budidaya?
Jadwal yang teratur memastikan tanaman mendapatkan perhatian yang konsisten, mencegah masalah sebelum menjadi serius.
Jadwal perawatan hanya diperlukan untuk tanaman hias, bukan tanaman pangan.
Penyiraman dan pemupukan hanya perlu dilakukan saat tanaman menunjukkan tanda-tanda layu.
Membersihkan gulma secara sporadis sudah cukup untuk menjaga kesehatan tanaman.
# 7Multiple Choice
Dalam sebuah kelompok budidaya, 'membagi tugas dan tanggung jawab' secara merata adalah strategi kunci. Mengapa pembagian tugas ini penting untuk keberhasilan budidaya?
Memastikan setiap anggota kelompok memiliki pengalaman yang sama dalam semua aspek budidaya.
Memungkinkan setiap anggota fokus pada tugas spesifik, sehingga perawatan tanaman lebih menyeluruh dan efisien.
Menghindari persaingan antar anggota kelompok dalam merawat tanaman.
Mempercepat proses pertumbuhan tanaman melalui pembagian kerja yang cepat.
# 8Multiple Choice
Mengapa penggunaan 'pestisida alami atau biologis' lebih dianjurkan dalam budidaya tanaman modern dibandingkan pestisida kimia?
Pestisida alami lebih efektif membunuh semua jenis hama tanpa terkecuali.
Pestisida alami lebih murah dan mudah didapatkan daripada pestisida kimia.
Pestisida alami lebih ramah lingkungan, aman bagi organisme non-target, dan mengurangi residu berbahaya pada hasil panen.
Pestisida alami hanya efektif untuk mencegah, bukan mengendalikan hama yang sudah ada.
# 9Multiple Choice
Apa manfaat utama dari 'melakukan evaluasi mingguan terhadap pertumbuhan tanaman' dalam konteks budidaya?
Untuk memastikan semua tanaman tumbuh dengan kecepatan yang sama.
Untuk mengidentifikasi masalah potensial atau yang sudah ada secara dini dan mengambil tindakan perbaikan yang cepat.
Untuk membandingkan hasil panen dengan kelompok budidaya lain.
Untuk menentukan kapan waktu yang tepat untuk menghentikan perawatan tanaman.
# 10Multiple Choice
Dalam metode 5 'Why' untuk menganalisis akar penyebab masalah kegagalan budidaya, pertanyaan 'Mengapa tanaman banyak yang layu dan tidak tumbuh subur?' dijawab karena 'kekurangan air dan serangan hama daun'. Pertanyaan 'Why' kedua yang logis adalah:
Mengapa hama daun menyerang tanaman?
Mengapa tanaman membutuhkan air?
Mengapa penyiraman dan perawatan tidak dilakukan secara rutin?
Mengapa kondisi tanah tidak optimal?
# 11Multiple Choice
Jika pertanyaan 'Why' ketiga adalah 'Mengapa penyiraman tidak rutin?', dan jawabannya adalah 'karena jadwal perawatan kelompok tidak teratur', maka pertanyaan 'Why' keempat yang paling tepat untuk menggali lebih dalam adalah:
Mengapa jadwal perawatan penting?
Mengapa tanaman membutuhkan penyiraman yang rutin?
Mengapa jadwal perawatan tidak teratur?
Mengapa anggota kelompok tidak peduli dengan jadwal perawatan?
# 12Multiple Choice
Setelah melalui beberapa pertanyaan 'Why', ditemukan bahwa akar masalah ketidakteraturan jadwal perawatan adalah 'tidak ada pembagian tugas yang jelas antar anggota kelompok'. Pertanyaan 'Why' kelima yang paling relevan untuk mengungkap akar masalah yang paling fundamental adalah:
Mengapa pembagian tugas itu penting?
Mengapa anggota kelompok tidak mau bekerja sama?
Mengapa tidak ada pembagian tugas yang jelas?
Mengapa koordinasi dalam kelompok lemah?
# 13Multiple Choice
Analisis 5 'Why' menunjukkan bahwa kegagalan budidaya berakar pada 'kurangnya koordinasi dan tanggung jawab dalam kelompok'. Implikasi praktis dari temuan ini untuk perbaikan di masa depan adalah:
Mengganti semua anggota kelompok dengan yang baru.
Meningkatkan komunikasi, menetapkan struktur kepemimpinan yang jelas, dan mendefinisikan peran serta akuntabilitas setiap anggota.
Memastikan ketersediaan air dan pupuk yang lebih baik.
Mengubah jenis tanaman yang dibudidayakan.
# 14Multiple Choice
Dalam konteks budidaya, 'media tanam' yang ideal seharusnya memiliki karakteristik yang mendukung pertumbuhan tanaman. Manakah dari berikut ini yang BUKAN merupakan karakteristik media tanam yang ideal?
Kemampuan menahan air yang cukup tanpa menjadi terlalu becek.
Ketersediaan unsur hara makro dan mikro yang memadai.
Struktur yang padat dan keras untuk menopang batang tanaman.
Aerasi yang baik untuk memungkinkan oksigen mencapai akar.
# 15Multiple Choice
Jika sebuah kelompok budidaya mengalami masalah di mana tanaman seringkali layu meskipun sudah disiram, dan analisis 'Why' menunjukkan akar masalahnya adalah 'penyiraman tidak rutin' karena 'jadwal perawatan tidak teratur', maka tindakan perbaikan yang paling relevan adalah:
Menambah frekuensi penyiraman secara acak.
Membuat dan mematuhi jadwal perawatan yang terstruktur dengan pembagian tugas yang jelas.
Mengganti jenis benih dengan yang lebih tahan layu.
Menambahkan lebih banyak pupuk untuk 'menguatkan' tanaman.
Share to Google Classroom