Logo
교실
quiz thumbnail
Sequencing
College
Tech

KUIS PROTOTYPE & TEST

Alda Lusy Prad

136

15 questions

Show answers

Allow incorrect answer

Show answer when incorrect

public quiz

# 1Multiple Choice

Tahap dalam metode prototype yang bertujuan untuk menentukan format software dan kebutuhan sistem bersama antara klien dan pengembang disebut

All answers are currently hidden.

Membangun Prototyping
Evaluasi Prototyping
Pengumpulan Kebutuhan
Mengkodekan sistem
Menguji sistem
# 2Multiple Choice

Pada tahap pengujian (testing), kegiatan utama yang dilakukan adalah...

Menerjemahkan sistem ke bahasa pemrograman yang sesuai
Menguji performa protoype melalui penilaian dari berbagai sudut pandang
Mengidentifikasi format dan kebutuhan sistem
Membangun protoype berdasarkan masukan pelanggan
Menentukan alat dan bahan yang digunakan untuk pembuatan software
# 3Multiple Choice

Manakah berikut ini yang termasuk ciri dari high-fidelity protoype?

Hanya berupa sketsa kasar untuk memahami ide awal
Dibuat menggunakan alat sederhana tanpa interaktivitas
Digunakan hanya untuk komunikasi internal tim
Tidak dapat digunakan untuk evaluasi
Prototype akhir yang sudah menyerupai produk sebenarnya dan siap diuji
# 4Multiple Choice

Salah satu manfaat testing adalah memperbaiki Point of View (POV). Hal ini brarti

Pengembang harus mengubah seluruh desain dari awal
Pengembang dapat memahami bahwa masalah yang dirumuskan mungkin kurang tepat
Pengembang hanya perlu menambahkan fitur tanpa mengubah konsep
User diberi kebebasan penuh untuk mengedit prototype
Pengujian dilakukan tanpa mempertimbangkan sudut pandang pengguna
# 5Multiple Choice

Salah satu kelemahan metode prototype adalah

Pelanggan dapat berkomunikasi aktif dengan pengembang
Pengembang sering tergesa-gesa dan menggunakan algoritma sederhana
Prototype mudah diubah sesuai kebutuhan pengguna
Menghemat waktu dalam pengembangan sistem
Dapat menyesuaikan sistem dengan kebutuhan kalian
# 6Multiple Choice

Dalam proses pembuatan prototype , tim desain terlalu fokus membuat model yang indah, tetapi sulit diwujudkan dalam produksi nyata. Berdasarkan konsep prototype, kesalahan utama tim tersebut adalah

Kurang memperhatikan aspek estetika
Terlalu cepat menuju tahap uji lapangan
Tidak menyeimbangkan antara kreativitas dan kemudahan realisasi
Salah memilih teknologi pemrograman
Tidak membuat rancangan sistem yang formal
# 7Multiple Choice

Jika suatu protoype diuji tanpa melibatkan pengguna sesungguhnya, resiko terbesar yang mungkin terjadi adalah

Terlalu banyak umpan balik yang tidak relevan
Solusi yang dikembangkan tidak sesuai kebutuhan nyata pengguna
Proses desain menjadi terlalu cepat
Kesalahan teknis sulit diperbaiki
Prototype menjadi terlalu kompleks
# 8Multiple Choice

Salat satu perbedaan kunci antara low-fidelity dan high fidelity prototype adalah

Low fidelity digunakan untuk menguji fungsi teknis, sedangkan high fidelity hanya untuk ide visual
Low-fidelity bersifat sederhana dan cepat dibuat, sedangkan high-fidelity lebih realistis dan interaktif
High-fidelity tidak dapat digunakan dalam testing
Low-fidelity hanya digunakan untuk dokumentasi
Keduanya tidak digunakan dalam iterasi desain
# 9Multiple Choice

Testing yang dilakukan dengan tujuan membangun empati melalui keterlibatan langsung pengguna mencerminkan pendekatan

Data-driven design
Human-centered-design
Technology-centered design
Quantitative testing
Systematic engineering
# 10Multiple Choice

Jika hasil testing menunjukkan bahwa pengguna sering "menyalahgunakan" fitur prototype, kesimpulan yang tepat adalah

Pengguna tidak memahami intruksi
Instrumen pengujian tidak akurat
Prototype gagal dan harus dihapus
Prototype perlu disesuaikan karena perilaku user menunjukkan pola penggunaan berbeda dari asumsi awal
Pengguna tidak sesuai dengan target desain
# 11Multiple Choice

Menurut Muslihat (2021), istilah KEPO (knowing every particular object) dalam konteks emphatize berarti

Mengamati objek penelitian secara dangkal
Mengembangkan rasa ingin tahu terhadap detail kehidupan user
Menyusun laporan penelitian berdasarkan intuisi
Mengulang observasi untuk memastikan reliabilitas
Mengganti wawancara dengan dokumentasi
# 12Multiple Choice

Agar efisien saat klien sering ubah kebutuhan, tim sebaiknya

Hentikan iterasi
Tunggu spesifikasi tetap
Gunakan low-fidelity prototype
Lanjut ke testing
Kembali ke prototyping
# 13Multiple Choice

Jika pengguna menolak solusi teknis efisien, langkah yang tepat adalah

Reframing problem
Ubah pendekatan teknis
Langsung ideate lagi
Abaikan hasil
Tidak memberi solusi
# 14Multiple Choice

Data wawancara terlalu bervariasi, langkah berikutnya...

Analisis statistik
Ganti jadi angket
Ulang wawancara
Reduksi data
Mempersempit datanya
# 15Multiple Choice

Langsung cari solusi tanpa definisi masalah menyebabkan

Prototype tak relevan
Umpan balik efisien
Ide makin banyak
Testing lebih cepat
Menambah masalah
Share to Google Classroom

This quiz was created using a premium map. Access is restricted due to plan expiration.