Logo
search
menuicon
Kuis Keberagaman Di Indonesia

Kuis Keberagaman Di Indonesia

MUHAMMAD ADEL
최고의 농부
quiz thumbnail
Round match
College
Civics

Kuis Keberagaman Di Indonesia

MUHAMMAD ADEL

5

Quiz created with a premium map

15 questions

Allow incorrect answer

Show answer

public quiz

# 1
Dalam konteks Bhinneka Tunggal Ika, bagaimana prinsip 'menerima perbedaan' dapat diinterpretasikan secara filosofis untuk mengatasi potensi konflik antar kelompok sosial yang beragam di Indonesia?
Dengan memaksakan homogenitas budaya untuk menciptakan keseragaman pandangan.
Melalui pengakuan dan penghargaan terhadap nilai-nilai intrinsik setiap kelompok, meskipun berbeda, sebagai kekayaan bangsa.
Dengan mengisolasi kelompok-kelompok yang memiliki perbedaan signifikan untuk mencegah gesekan.
Melalui negosiasi terus-menerus untuk mencapai titik temu yang mengorbankan identitas asli masing-masing kelompok.
# 2
Fenomena 'radikalisme identitas' di era globalisasi seringkali mengancam harmoni sosial. Bagaimana strategi internalisasi nilai-nilai Bhinneka Tunggal Ika dapat menjadi benteng pertahanan terhadap menguatnya primordialisme dan eksklusivisme berbasis suku, ras, agama, dan golongan?
Mempromosikan narasi tunggal tentang identitas nasional yang mengabaikan kekayaan lokal.
Meningkatkan dialog antarbudaya dan antaragama secara intensif, serta menumbuhkan empati dan pemahaman kritis terhadap pandangan yang berbeda.
Membatasi akses informasi dari luar untuk mencegah pengaruh negatif terhadap nilai-nilai lokal.
Menegakkan hukum secara represif terhadap setiap bentuk ekspresi identitas yang dianggap menyimpang.
# 3
Dalam masyarakat Indonesia yang majemuk, bagaimana konsep 'pluralisme inklusif' berbeda dengan 'pluralisme eksklusif' dalam kaitannya dengan penerimaan terhadap keberagaman agama dan kepercayaan?
Pluralisme inklusif memandang semua agama setara dan saling melengkapi, sementara pluralisme eksklusif menganggap hanya satu agama yang benar.
Pluralisme inklusif menekankan dialog dan kerja sama antarumat beragama untuk kebaikan bersama, sedangkan pluralisme eksklusif cenderung membatasi interaksi dan menganggap kelompok lain sebagai ancaman.
Pluralisme inklusif mendorong asimilasi budaya, sementara pluralisme eksklusif mempertahankan segregasi.
Pluralisme inklusif mengutamakan dominasi mayoritas, sementara pluralisme eksklusif memberikan hak veto kepada minoritas.
# 4
Perbedaan pandangan politik dan afiliasi golongan seringkali memicu polarisasi di masyarakat. Bagaimana prinsip Bhinneka Tunggal Ika dapat diaplikasikan untuk menciptakan ruang demokrasi yang sehat, di mana perbedaan pandangan dihargai tanpa merusak persatuan?
Dengan mengeliminasi perbedaan pandangan politik demi keseragaman pendapat.
Melalui penguatan supremasi hukum yang adil bagi semua golongan, serta penekanan pada dialog konstruktif dan penghormatan terhadap hak berpendapat.
Dengan membatasi partisipasi politik bagi kelompok-kelompok yang memiliki pandangan minoritas.
Melalui kampanye yang mengagungkan satu ideologi politik sebagai satu-satunya yang benar.
Want to see all 15 questions?
Join ZEP QUIZ to access 800,000+ quizzes for free.Log in to explore all

Access restricted due to plan expiry. Copy and edit on another map.