# 1
Dalam konteks Bhinneka Tunggal Ika, bagaimana prinsip 'menerima perbedaan' dapat diinterpretasikan secara filosofis untuk mengatasi potensi konflik antar kelompok sosial yang beragam di Indonesia?
Dengan memaksakan homogenitas budaya untuk menciptakan keseragaman pandangan.
Melalui pengakuan dan penghargaan terhadap nilai-nilai intrinsik setiap kelompok, meskipun berbeda, sebagai kekayaan bangsa.
Dengan mengisolasi kelompok-kelompok yang memiliki perbedaan signifikan untuk mencegah gesekan.
Melalui negosiasi terus-menerus untuk mencapai titik temu yang mengorbankan identitas asli masing-masing kelompok.

